Selamat Datang di Blog Ayo Belajar Bersama 4845 Lampung............................................................Blog ini digunakan sebagai contoh untuk pembelajaran Infomatika Peserta Didik di SMP Kartika II-2 Bandar Lampung
Tampilkan postingan dengan label AKM. Tampilkan semua postingan

ISTILAH-ISTILAH DALAM KUMER ( KURIKULUM MERDEKA )

0 Post a Comment


Dalam Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2022, terdapat beberapa istilah baru  yang belum ada dalam kurikulum 2013 sebelumnya. Istilah-istilah baru dan cukup populer yang nantinya akan sering ditemui oleh guru dalam menyusun dan menerapkan kurikulum 2022 nantinya. Berikut ini beberapa istilah baru dalam kurikulum 2022 dan belum ada dalam kurikulum 2013. Istilah baru tersebut selain untuk membedakan dengan istilah dalam Kurikulum 2013, juga sudah diatur dalam beberapa Peraturan Menteri Kemendikbudristek. Penerapan kurikulum ini sebagai pengganti dari Kurikulum 2013 yang sudah diterapkan sejak tahun 2022 ini.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 1919/B1.B5/GT.01.03/2022, ada tiga kategori pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berbagi, dan Mandiri Berubah.

Berikut istilah itu antara lain :

  1. Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran ini juga menjadi pengganti KI dan KD dalam kurikulum 2013, pengintegrasian antara segi pengetahuan, ketrampilan dan sikap sebagai satu kesatuan proses yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Sehingga dapat membangun kompetensi yang utuh.

Dalam penulisan format CP tidak ada lagi pemisahan antara segi pengetahuan, ketrampilan dan sikap dalam KI dan KD, tetapi penggabungan dan pengintegrasian dalam satu paragraf utuh.

Capaian Pembelajaran Setiap Fase: Deskripsi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi umum. Selanjutnya diturunkan menjadi capaian pembelajaran menurut elemen yang dipetakan berdasarkan perkembangan siswa. Pembagian fase dalam CP dapat digambarkan sebagai berikut:

1) Fase A  : Pada umumnya SD Kelas 1-2

2) Fase B  : Pada umumnya SD Kelas 3-4

3) Fase C  : Pada umumnya SD Kelas 5-6

4) Fase D  : Pada umumnya SMP Kelas 7-9

5) Fase E  : Pada umumnya SMA Kelas 10

Untuk SLB CP didasarkan pada usía mental yang ditetapkan berdasarkan hasil asesmen. Pembagian fase dapat digambarkan sebagai berikut:

  • 1) Fase A  : Pada umumnya usía mental (≤7 tahun)
  • 2) Fase B  : Pada umumnya usía mental (±8 tahun)
  • 3) Fase C  : Pada umumnya usia mental (±8 tahun)
  • 4) Fase D  : Pada umumnya usía mental (±9 tahun
  • 5) Fase E  : Pada umumnya usía mental (±10 tahun)

6) Fase F  : Pada umumnya usía mental (±10 tahun)

 

  1. 2. Alur Tujuan Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka

Setelah menganalisis Capaian Pembelajaran, selanjutnya guru harus membuat Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Alur Tujuan Pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis, menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur tujuan pembelajaran (ATP) memiliki fungsi yang sama dengan Silabus pada kurikulum 2013, yaitu sebagai acuan perencanaan pembelajaran.

 

Selain itu, ATP sebagai panduan guru dan siswa untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir fase tersebut.  Terdapat beberapa aspek-aspek dalam operasional komponen Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Secara operasional komponen Tujuan Pembelajaran dapat memuat tiga aspek antara lain: Kompetensi, konten, dan variasi.

Kriteria Alur Tujuan Pembelajaran

Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik

Alur tujuan pembelajaran dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir fase.

Alur tujuan pembelajaran pada keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang menggambarkan tahapan perkembangan kompetensi antarfase dan jenjang.

 

  1. Modul Ajar atau RPP Plus Dalam Kurikulum Merdeka

Modul Ajar ini sebagai pengganti RPP di Kurikulum 2013. Modul ajar ini selayaknya  seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), tetapi dilengkapi dengan berbagai materi pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan asesmen untuk mengecek apakah tujuan pembelajaran dicapai siswa. Intinya, modul ajar tersebut memiliki komponen yang lebih lengkap dibanding RPP.

 

Tetapi, terdapat 2 macam modul ajar dalam Kurikulum 2022 ini, yaitu Modul Ajar Umum untuk proses pembelajaran yang diwajibkan untuk semua guru mapel dan Modul Ajar  Khusus Projek Profil Pelajar Pancasila yang dikhususkan untuk mengembangkan projek Profil Pelajar Pancasila, hanya dibuat oleh guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai koordinator projek tersebut.

 

Selain itu, akan ada beberapa istilah baru dalam Modul Ajar Umum dalam Kurikulum Merdeka nantinya. Istilah baru tersebut adalah

Pemahaman permakna

Pertanyaan pemantik

Refleksi peserta didik dan guru.

Glosarium

  1. Profil Pelajar Pancasila Dalam Kurikulum Merdeka

Jika di Kurikurilum 2013, kita mengenal Penguatan Pendidikan Karakter atau biasa disingkat PPK. Namun, dalam Kurikulum Merdeka, kita akan mengenal istilah Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan menunjukkan karakter dan kompetensi yang diharapkan diraih dan menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila peserta didik dan para pemangku kepentingan. Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, diantaranya: (1) Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, (2) Berkebinekaan Global, (3) Mandiri, (4) Bergotong royong, (5) Bernalar kritis, dan (6) Kreatif.

  1. Teaching at the Right Level (TaRL)

Teaching at the Right Level (TaRL) adalah sebuah pendekatan belajar yang mengacu pada tingkatan capaian atau kemampuan peserta didik. Teaching at the right level (TaRL) merupakan pendekatan belajar yang tidak mengacu pada tingkat kelas, melainkan mengacu pada tingkat kemampuan siswa. Inilah yang menjadikan TaRL berbeda dari pendekatan biasanya. TaRL dapat menjadi jawaban dari persoalan kesenjangan pemahaman yang selama ini terjadi dalam kelas.

Teaching at the Right Level (TaRL) yang memungkinkan anak-anak memperoleh keterampilan dasar, seperti membaca dan berhitung dengan cepat. Tanpa memandang usia atau kelas, pengajaran dimulai pada tingkat anak. Inilah yang dimaksud dengan “Mengajar pada Tingkat yang Benar”. Metode TaRL yang dikembangkan oleh Pratham pada awalnya dirancang dengan mengingat anak-anak yang telah mencapai sekolah Dasar Kelas III, IV atau V tetapi masih belum menguasai keterampilan dasar. Fokusnya adalah membantu anak-anak dengan dasar membaca, memahami, mengekspresikan diri, serta keterampilan berhitung.

  1. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

Dalam Kurikulum Merdeka, Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dapat dipastikan tidak ada lagi. Namun konsepnya diganti dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Istilah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ini ada di Permendikbudristek nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian.

Mengacu pada Permendikbudristek nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian muncul istilah penilaian Formatif dan Sumatif. Sebenarnya ini istilah yang digunakan kembali  yaitu  penilaian formatif  dan sumatif. Jika dulu ada istilah PH (Penilaian Harian), PTS ( Penilaian Tengah Semester) dan PAT ( Penilaian Akhir Semester). Maka dalam kumer ada istilah penilaian formatif untuk menilai ketuntasan dalam satu bahasan tertentu dan penilaian sumatif untuk  kenaikan kelas dan atau  kelulusan. Bentuknya bisa saja penilaian harian, penilaian akhir tahun (PAT) dan ujian sekoah (US).

7.Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP)

Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan atau yang disingkat KOSP ini adalah nama lain dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KOSP dalam kurikulum merdeka ini memuat antara lain Ada lima komponen KOSP pada Kurikulum Merdeka yakni 1) Karakteristik Satuan Pendidikan; 2) Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan; 3) Pengorganisasian Pembelajaran; 4) Perencanaan Pembelajaran; dan 5) Pendampingan, Evaluasi, dan Pengembangan Profesional.

Dalam proses penyusunannya, KOSP perlu menjadi dokumen yang hidup; menjadi referensi dalam keseharian, direfleksikan, dan terus dikembangkan. Penyusunan dokumen kurikulum operasional sekolah merupakan salah satu tugas yang harus dibuat dan disiapkan sekolah. Karena itu semua guru dan warga sekolah harus ikut serta menyusunnya bersama agar dapat terwujud KOSP yang benar-benar bisa dijalankan sesuai harapan sekolah.

Untuk memudahkan ingatan tentang istilah dalam kumer, berikut beberapa istilah yang diganti dari kurikulum 2013 sebagai berikut :

KTSP diganti KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan)

Promer  diganti  Prosem (Program Semester)

Silabus diganti ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

KI diganti CP (Capaian Pembelajaran)

KD diganti  TP (Tujuan Pembelajaran)

RPP diganti MA  (Modul Ajar)

KKM diganti KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)

IPK diganti IKTP (Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)

PH diganti Penilaian Formatif

PAT diganti Penilaian Sumatif

PTS diganti STS  ( Sumatif Tengah Semester)

PAT diganti SAS  (Sumatif Akhir Semester)

Indikator Seola diganti Indikator assesmen

Penilaian Teman Sejawat diganti Formatif  (salah satu bagian formatif)

Perbedaan istilah itu sebenarnya mengandung pengertian yang sama, dengan beberapa perbedaan pada penekanan implementasinya. Arah dari kumer adalah fleksibilitas, tentu arah dari perubahan istilah adalah semangat memudahkan memahami jiwa kurikulumnya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Sumber: https://gurubelajar.id/6-istilah-istilah-baru-dan-populer-dalam-kurikulum-merdeka-yang-tidak-ada-di-kurikulum-2013/; ditambah dengan beberap sumber lainnya.


Read More »

ABM Membantu Peserta Didik Memahami Diri Sendiri

0 Post a Comment
Asesmen Bakat dan Minat: Apa, Mengapa, dan Bagaimana


Minat:

1. Suka – Antusias – Tertarik – Ingin Tahu 
  • Motivasi Tinggi 
  • Berhasil 
2. Menjauh – Menghindar – Menolak 
  • Motivasi Rendah 
  • Gagal. 
Minat: 

Vokasional Profesional (seni, sains, sosial) 
Komersial (bisnis, sales) Aktivitas Fisik (Mekanik, Outdoor) Avokasional Hobby Mengapa Melakukan Asesmen Bakat dan Minat (ABM)? 1. Kesesuaian bakat dan minat Bakat tanpa minat : Bosan/merasa terbebani Minat tanpa bakat : Hasil tidak optimal/gagal 2. Self discovery : Meningkatkan kepercayaan diri Tujuan Asesmen Bakat dan Minat 1. Mengukur kapasitas atau potensi seseorang dalam suatu bidang tertentu. 2. Memprediksi kemampuan seseorang di masa depan dalam suatu bidang tertentu. 3. Mengetahui arah minat seseorang. Manfaat Asesmen Bakat dan Minat 1. Guidance: Penjurusan dan Pemilihan Bidang Pendidikan 2. Selection: Seleksi Pegawai dan Mahasiswa 3. Prediction: Memprediksi Keberhasilan Pendidikan dan Karir Seseorang 4. Development: Pengembangan Akademik dan Karir. Asesmen Bakat 1. Skills Test 2. Reasoning Test 3. Situational Judgemen Test 4. Problem-Solving Test 5. Personality Test

Asesmen Minat: 1. Obervasi 2. Menggunakan Inventori 3. Individual/Group Test Aspek Yang Diukur: 1. Verbal Bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir abstrak, generalisasi, konstruktif dengan memahami konsep verbal, mengungkap kemampuan-kemampuan memahami konsep-konsep dalam bentuk katakata. Pemahaman Bacaan Analogi Klasifikasi Kata 2. Kuantitatif Bertujuan untuk mengukur kemampuan memahami hubungan numerik dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan konsep numerik, problem aritmetik sederhana/konsep berhitung. Deret Pebandingan Kuantitatif Tabel Grafik Aritmatika 3. Penalaran Bertujuan mengukur kemampuan untuk memilih dan mengorganisasi informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah. Analitis Klasifikasi Figural Analog Figural Spasial 4. Spasial Mengukur kemampuan visualisasi terhadap konstruksi objek tiga dimensi yang dibangun dari pola dua dimensi dan kemampuan membayangkan berbagai cara yang digunakan untuk memutar objek tersebut, sehuingga mempunya bangunan seperti yang tampak dalam gambar, serta mengukur kemampuan memecahkan masalah dari stimulasi gambar. Rotasi 3D Pola 5. Mekanik Mengukur kemampuan pemahaman prinsip-prinsip mekanik, melihat seberapa baik seseorang memahami hukum yang mendasari alat-alat, mesin-mesin, dan alat sederhana 6. Penggunaan Bahasa Mengukur kemampuan memahami penggunaan tata bahasa Melengkapi kalimat Inspeksi kalimat 7. Klerikal Mengukur kecepatan dan ketelitian respon dalam tugas-tugas yang membutuhkan persepsi sederhana. Mengukur kecepatan memberi jawaban atau tanggapan dalam suatu persepsi sederhana, mengungkap kecepatan persepsi, mengingat dengan cepat, kemampuan memberi tanggapan. Akurasi Memori 8. Penalaran Bahasa

Prosedur Pelaksanaan ABM Tujuan: Memberikan informasi ke sekolah mengenai potensi siswa pada bidang-bidang khusus berdasarkan aspek yang diukur dan kesesuaian dengan minatnya. Manfaat: Memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang lebih tinggi atau pada situasi baru.

Ruang Lingkup: Pelayanan ABM ditawarkan untuk siswa SMP/MTs Kelas IX di Indonesia Mekanisma Pelaksanaan Pelaksanaan ABM tidak bersifat wajib. Dilaksanakan metode Online, Mandiri, tidak dapat menumpang dengan sekolah lain. Tempat: di semua SMP dan MTs di Indonesia. Ruang dan Perangkat ABM Asesmen dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah atau ruang kelas yang difungsikan sebagai ruang asesmen. Jumlah peserta per ruang maksimal 40 siswa, dengan memperhatikan jarak antar siswa. Sekolah dapat menggunakan tambahan laptop pribadi milik guru atau siswa apabila jumlah komputer di sekolah kurang dari jumlah siswa yang akan mengikuti ABM. Bahan Tes dan Pembiayan Bahan Tes: Bahan tes sudah tersedia di dalam sistem. Setiap peserta tes akan mendapatkan paket tes yang diatur melalui sistem Pembiayaan: Pusmendik tidak memberikan dan atau menarik biaya apapun. Biaya penyelenggaraan di sekolah ditanggung secara mandiri oleh sekolah.

 



Read More »

Marketplace Guru Apa Itu ? 2024

0 Post a Comment

Gagasan tersebut membuat masyarakat bereaksi terutama para guru di Indonesia.

Marketplace guru adalah salah satu rencana yang dibuat Menteri Nadiem karena melihat perekrutan tenaga kependidikan atau guru yang masih menyisakan beberapa masalah. Sehingga, Nadiem pun menggagas marketplace guru.

Nadiem menyebutkan guru bisa sangat dibutuhkan pada waktu yang tidak terduga seperti pindah, berhenti, pensiun, ataupun meninggal.

Menurutnya, proses perekrutan guru pun dilakukan secara terpusat sehingga bisa saja tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah.

"Guru itu adalah pekerja di dalam sekolah-sekolah kita yang bisa kapan saja pindah, bisa saja berhenti, pensiun, atau meninggal sewaktu-waktu," ujarnya.

"Perekrutan ini dilakukan secara terpusat karena adanya kekhawatiran bahwa jumlah dan kompetensi guru itu tidak sesuai kebutuhan dan sebenarnya kalau kita sudah punya data dari setiap sekolah, seharusnya yang mengerti kebutuhan rekrutmen itu kembali kepada sekolah," Nadiem menambahkan.

Sesuai namanya, marketplace guru adalah tempat atau wadah untuk semua guru yang dapat mengajar. Wadah ini menjadi database yang dapat diakses untuk semua sekolah yang ada di Indonesia.

"Marketplace untuk talent guru, di mana akan ada suatu tempat di mana semua guru-guru yang boleh mengajar masuk ke dalam sebuah database yang bisa diakses oleh semua sekolah yang ada di Indonesia,” kata Nadiem.

Marketplace ini bisa digunakan untuk para guru menyimpan data mereka sebagai guru. Pihak sekolah dapat mencari siapa saja yang dapat menjadi guru dan diundang untuk kebutuhan sekolahnya tersebut.

Dengan begitu, marketplace guru dapat menjadi tempat yang dapat digunakan guru dan pihak sekolah dalam mencari pengajar yang dibutuhkan dalam sekolah tersebut. Sehingga prosesnya dapat lebih dimudahkan dan lebih tertuju sesuai kebutuhan.

Marketplace guru bisa digunakan oleh para guru-guru baik guru honorer atau guru yang lulus seleksi PPPK, guru lulusan PPG pra jabatan, hingga calon guru ASN atau guru yang sudah direkrut sekolah.

Untuk kategori guru honorer, maka para guru yang telah lulus seleksi pegawai pemerintah dan perjanjian kerja (PPPK) akan dimasukkan langsung ke ruang penyimpan data marketplace guru.

Di sisi lain pelaksanaan seleksi PPPK pun akan ditingkatkan frekuensinya agar menjadi lebih dari sekali dalam setahun.

Kategori guru lulus PPG Prajabatan pun juga turut dimasukkan marketplace sehingga datanya tersedia dalam marketplace tersebut. Baik lulusan guru honorer dan PPG Prajabatan berhak dalam mengajar di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.



Read More »

Kenali 3 Opsi Ini Sebelum Mendaftar Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri

0 Post a Comment


Beberapa waktu lalu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan episode Merdeka Belajar yang ke-15, yakni Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar. Saat ini satuan pendidikan sudah bisa melakukan pendaftaran untuk mencoba mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek memberikan dukungan pembelajaran implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri dan dukungan pendataan implementasi Kurikulum Merdeka jalur mandiri. Dari pendataan tersebut akan didapatkan calon satuan Pendidikan yang berminat dan mereka akan memperoleh pendampingan pembelajaran untuk implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri.

Setelah pendataan, Kemendikbudristek akan memberikan angket kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka kepada satuan pendidikan yang berminat. Isi dari angket tersebut tidak ada salah atau benar. Angket kesiapan ini guna mengetahui pilihan implementasi mana yang cocok dengan kesiapan dan keadaan satuan pendidikan.

Ada tiga pilihan implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri yang bisa diaplikasikan, yakni Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi. Berikut penjelasan dari masing-masing pilihan:

1. Mandiri Belajar

Pilihan Mandiri Belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

2. Mandiri Berubah 

Mandiri Berubah memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

3. Mandiri Berbagi

Pilihan Mandiri Berbagi akan memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Pendaftaran dan informasi selengkapnya mengenai implementasi Kurikulum Merdeka untuk satuan pendidikan sudah bisa diakses di laman Implementasi Kurikulum Merdeka. Bagi kepala sekolah dan juga kepala madrasah, ayo ikuti implementasi Kurikulum Merdeka! Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Tutorial pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka: Disini


Read More »

Tutorial Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka

0 Post a Comment

Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri dimulai pada 11 Februari 2022 dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari satuan pendidikan.

Satuan Pendidikan dapat menentukan pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada Tahun Ajaran 2022/2023 sebagai berikut:

  1. Mandiri Belajar, yaitu menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, dengan tetap menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum 2013 yang disederhanakan.
  2. Mandiri Berubah, yaitu menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan.
  3. Mandiri Berbagi, yaitu menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar.

Dalam rangka memberikan kesempatan lebih luas kepada Satuan Pendidikan untuk melakukan pendaftaran atau mempertimbangkan kembali pilihan IKM pada tahun ajaran 2022/2023, maka Kemendikbudristek dan Kemenag melakukan perpanjangan masa pendaftaran sampai dengan 30 April 2022.

Pertimbangkan dengan matang pilihan Anda. Pastikan Anda sudah mempelajari secara mendalam mengenai Kurikulum Merdeka di Platform Merdeka Mengajar. Pastikan pula Anda sudah mendiskusikan pilihan Anda dengan segenap warga satuan pendidikan.

Cara melakukan pendaftaran IKM maupun perubahan pilihan dapat di akses di https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id atau KLIK DISINI

Bagi satuan pendidikan yang sudah menuntaskan proses registrasi dan ingin melakukan perubahan pilihan IKM dapat dilakukan mulai Senin, 4 April 2022 hingga 30 April 2022 (pukul 23.59 WIB). Perubahan dilakukan maksimal 2 (dua) kali.


Sumber : gtkdikmendiksus.kemdikbud.go.id





Read More »

Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Dan Madrasah Tahun Ajaran 2021/2022 Terbaru

0 Post a Comment
Bapak dan ibu kepala sekolah yang berbahagia, terima kasih atas kesetiaan anda mengunjungi blog myschid sebagai blog referensi pendidikan bagi anda. Melalui artikel ini admin MySCH.id akan membagikan file contoh bukti fisik akreditasi sekolah / madrasah tahun ajaran 2021/2022. Semoga dokumen ini kiranya bisa menjadi gambaran bagi sekolah / madrasah yang bapak / ibu pimpin yang akan melakukan akreditasi sehingga bisa mempersiapkan kebutuhan dokumen akreditasi sekolah.  

8 Standar Akreditasi Sekolah Sebelumnya

Pada awalnya BAN SM mengadakan akreditasi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kedepalan standar itu bisa dijabarkan sebagai berikut:

  1. Standar Isi. Berhubungan dengan pelaksanaan dan pengembangan kurikulum.
  2. Standar Proses. Berhubungan dengan proses pelaksanaan pembelajaran.
  3. Standar Kompetensi Lulusan. Berhubungan dengan pencapaian standar, hasil belajar peserta didik.
  4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Berhubungan dengan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik.
  5. Standar Sarana dan Prasarana. Berhubungan dengan infrastruktur institusi pendidikan.
  6. Standar Pengelolaan. Berhubungan dengan pengelolaan seluruh elemen di institusi pendidikan.
  7. Standar Pembiayaan Pendidikan. Berhubungan dengan anggaran sekolah.
  8. Standar Penilaian Pendidikan. Berhubungan dengan penilaian, analisis, dan evaluasi hasil belajar peserta didik.

Adapun tujuan, manfaat dan fungsi akreditasi sekolah telah kami paparkan pada artikel Apa Itu Akreditasi Sekolah.

4 Komponen Utama Akreditasi Sekolah Saat Ini

Dengan 8 standar akreditasi di atas, akreditasi sekolah yang telah berjalan menggunakan standar yang berbasis administrasi. Namun, saat ini terdapat perubahan sistem akreditasi dari yang awalnya berbasis kepatuhan administrasi (compliance) menjadi berbasis kinerja (performance). Keempat komponen utama akreditasi sekolah yang akan digunakan adalah:

  1. Mutu Lulusan
  2. Mutu Sekolah
  3. Proses Pembelajaran
  4. Manajemen Sekolah

 

Persyaratan Akreditasi Sekolah

Meskipun saat ini komponen akreditasi hanya tinggal 4 komponen, namun tidak semua sekolah bisa melakukan akreditasi. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi sekolah yang akan melakukan akreditasi diantaranya yaitu :

  1. Sekolah / madrasah telah memiliki izin operasional yang diunggah dalam Dapodik sebagai buktinya.
  2. Sekolah / madrasah pernah meluluskan siswa.
  3. Sekolah / madrasah menyelenggarakan proses pembelajaran sesuai kurikulum nasional.
  4. Sekolah / madrasah menyelenggarakan seluruh mata pelajaran yang diwajibkan oleh kurikulum nasional di seluruh kelas.

Bagi sekolah yang telah melakukan akreditasi sebelumnya, dapat melakukan akreditasi ulang jika sudah masanya, dan akan mendapatkan status akreditasi terbaru. Untuk melakukan akreditasi terbaru maka diperlukan dokumen bukti fisik yang dibutuhkan untuk akreditasi sekolah.

 

Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah TA 2021/2022

Pada bagian ini admin akan bagikan contoh bukti fisik keempat komponen utama akreditasi sekolah terbaru. Anda dapat mengunduhnya untuk dijadikan bahan acuan dalam membuat dokumen versi sekolah anda sendiri.

A. Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Komponen Mutu Lulusan
  1. Dokumen Kedisiplinan sekolah, yang meliputi Tata Tertib Sekolah, Buku Piket, dan Catatan Guru.
  2. Dokumen Perilaku Religius, yang meliputi kegiatan, laporan, dan foto keagamaan.
  3. Dokumen Tugas siswa, laporan dan foto prestasi siswa, portofolio karya dan kreasi siswa
  4. Dokumen Laporan Pencegahan Perundungan
  5. Dokumen Keterampilan Berkominikasi
  6. Dokumen Kegiatan Berkolaborasi (di sekolah maupun luar sekolah)
  7. Dokumen Keterampilan Berpikir Kritis
  8. Dokumen Keterampilan Kreatif & Inovatif
  9. Dokumen Pengembangan Minat & Bakat Siswa
  10. Dokumen Prestasi Belajar Siswa
  11. Dokumen Laporan Kepuasan Pemangku Kepentingan
B. Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Komponen Mutu Guru
  1. Dokumen RPP aktif, kreatif dan inovatif dan pemanfaatan TIK  
  2. Dokumen Guru Mengevaluasi Diri
  3. Dokumen pelaksanaan kegiatan pengembangan profesi berkelanjutan  
  4. Dokumen strategi pembelajaran yang kreatif dan inovatif
C. Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Komponen Proses Pembelajaran
  1. Dokumen Perangkat Pembelajaran 
  2. Dokumen Penilaian Proses Dan Hasil Belajar  
  3. Dokumen Program Remidi Dan Pengayaan  
  4. Dokumen Pelaksanaan Dan Program Literasi Sekolah  
  5. Dokumentasi Foto Suasana Belajar Yang Nyaman, Bersih Dan Aman
  6. Dokumen Sarpras Pembelajaran   
D. Download Contoh Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Komponen Manajemen Sekolah
  1. Dokumen Visi, Misi dan Tujuan Sekolah
  2. Dokumen program supervisi akademik 
  3. Dokumen penyusunan RKS, RKT, RKJM dll 
  4. Dokumen program kerja komunikasi internal dan eksternal 
  5. Dokumen kegiatan Pembiasaan kebersihan, dll 
  6. Dokumen kegiatan program perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan 
  7. Dokumen pengembangan dan evaluasi kurikulum 
  8. Dokumen manajemen tenaga kependidikan 
  9. Dokumen manajemen keuangan secara transparan dan akuntabel  
  10. Dokumen kegiatan minat dan bakat kesiswaan  
  11. Dokumen program bimbingan konseling

 

Penutup

Demikianlah informasi tentang bukti fisik akreditasi sekolah / madrasah terbaru yang berlaku mulai tahun ajaran 2021/2022. Untuk memudahkan pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sekolah, maka tim developer MySCH.id telah mengembangkan software yang membantu sekolah mengelola SIM sekolah secara digital sehingga data yang diperlukan dapat segera diperoleh untuk keperluan akreditasi. Hubungi kami untuk pemesanan secara detail. Semoga bermanfaat dan memperolah hasil akreditasi seperti yang diharapkan.

Sumber : https://www.mysch.id/blog/detail/145/bukti-fisik-akreditasi-sekolah#download-contoh-bukti-fisik-akreditasi-sekolah-komponen-manajemen-sekolah



Read More »

AKM Kelas Anroid dan Windows

0 Post a Comment
Maaf masih dalam proses editing

Siapa yang bisa mengikuti AKM Kelas ?

AKM kelas bisa diikuti oleh seluruh siswa dari mulai jenjang SD hingga SMA dan SMK. Fungsi utama dari AKM Kelas adalah memberikan pengalaman kepada siswa dan guru sebelum melakukan AKM Nasional.


Apasana yang dapat dilakukan di AKM Kelas ?

AKM Kelas saat ini tersedia dalam platform aplikasi desktop dengan sistem operasi Windows dan aplikasi mobile dengan sistem operasi Android yang dapat digunakan guru dan siswa di sekolah. 


Siapa yang bisa melakukan Download paket soal dan melakukan upload hasil siswa ?

Proktor sekolah bisa login menggunakan username ANBK atau menggunakan login yang telah dimiliki ke halaman AKM Kelas, kemudian bisa melakukan download paket.

Hasil download paket kemudian di Import ke Aplikasi Motivasi (Desktop) atau ke Aplikasi android yang telah didownload. Hasil pengerjaan siswa selanjutnya bisa diskoring dengan cara upload melalui dashboard proktor.


Apa spesipikasi kompuet yang dapat digunakan AKM kelas ?

Anda bisa menggunakan laptop atau komputer dengan minimal RAM 1GB untuk mendapatkan performa lebih baik dengan space minimum yang tersedia 3GB.

Apakah spesifikasi Android untuk menjalankan AKM Kelas?

Anda bisa menjalankan AKM kelas di Android dengan minimal ram 1GB dan dengan sistem operasi minimal Android 6.0 Marshmallow.

Dimana mengunduh Apliksi AKM ?

Anda dapat mengunduh aplikasi AKM baik yang versi desktop (Windows) maupun versi mobile (Android). Silahkan baca terlebih dahulu informasi cara penggunaan yang tercantum di setiap aplikasi. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sekolah Anda.


Apliksi AKM Instal di WIndows




Read More »

Yo Latihan ANBK 2022

0 Post a Comment
I. Cara Login di Aplikasi AKM

1. Buka laman berikut https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/ayoakm

2. Pilih Jenjang Pendidikan ( SMP/MTs )


3. Selanjutnya Klik "OK SELANJUTNYA"



4. Selanjutnya Login dengan menggunakan Akun masing-masing


1. Masukan IP Peserta ANBK
2. Masukkan Pasword
3. Klik Login

5. Masukkan Nama Peserta, Tanggal bulan dan tahun lahir serta amsukan Token dan Submit






6. Masuk pada halaman soal utama silahkan Klik "MULAI".



7. HALAMAN UTAMA terbagi 2 bagian Atas adan bawah.


Ket :
1. Nomor Soal
2. Informasi Soal
3. Timer Waktu mundur
4. Daftar Soal
5. ZOOM
6. Type Soal ( Literasi, Numerasi, Survey Karakter dan Survei lingkungan Belajar)


Ket :
1. Menuju Soal Sebelumnya
2. Jawaban Soal Ragu-Ragu
3. Menuju Soal Berkutnya.

8. Bentuk dan Jenis-jenis soal

A. Pilihan Satu Jawaban
B. Pilihan Lebih dari 1 Jawaban
C. Pilihan lebih  Sesuai dengan pernyataan

D. Soal jawaban Singkat

E. Soal Menjodohkan

F. Soal Jawaban Menguraikan


8. SELESAI

Sebelum mengakhiri atau menuju ke selesai mengerjakan Soal coba cek dulu bagian Soal seperti berikut ini.

Jika amsih ada yang berwarna kuning silahkan contrengannya di hilangkan terlebih dahulu.


Selanjutnya pilih soal yang paling alhir dan Pilih Selesai


Terimakasih semoga bermanfaat buat Anada semua.









Read More »